Kanker Serviks

Infeksi HPV menyebabkan sekitar 70% kanker serviks dan 80% orang yang aktif seks mengalami infeksi HPV

Apa itu Kanker Serviks ?

Merupakan kanker leher rahim. Kanker ini menempati urutan ke 2 dari 10 kanker terbanyak pada wanita. Salah satu penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Cara Deteksi Dini

Pap Smear

  • Mendeteksi adanya sel-sel abnormal yang berpotensi berubah menjadi sel kanker.
  • Disarankan pada wanita yang telah aktif secara seksual Usia 25-49 tahun, setiap 3 tahun sekali.
  • Usia lebih dari 50 tahun, setiap 5 tahun.

IVA (Visual Asam Asetat)

Pemeriksaan sederhana, cepat, dan gratis (Program Pemerintah). IVA bisa dilakukan di Puskesmas.

Pencegahan Kanker Serviks

Vaksin HPV

  • Mencegah infeksi HPV
  • Untuk gadis dan wanita usia 9-26 tahun (sebelum menikah atau aktif berhubungan seks)

Menggunakan kondom Tidak merokok Pola hidup sehat

Apa yang perlu Anda Ketahui :

HPV umumnya ditularkan melalui hubungan seksual. Prilaku seksual yang tidak aman akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV. Maka lakukan vaksinasi HPV

Proses penyakit ini melalui: Infeksi HPV – Lesi Pra Kanker – Kanker Serviks Lesi Pra Kanker (sebelum menjadi kanker) bisa dideteksi dengan Pap Smear dan IVA

Pengenalan kanker serviks secara dini akan memperbesar kemungkinan untuk sembuh. Pada kanker serviks stadium IV angka harapan hidup selama 5 tahun kurang dari 15%.

Pada stadium awal dapat tanpa disertai gejala apapun.

Penting untuk melakukan deteksi dini secara berkala

Gejala yang mungkin terjadi :

  • Perdarahan dari vagina
  • Keluar cairan yang tidak biasa dari vagina
  • Rasa sakit setiap kali berhubungan seksual

Gejala stadium lanjut bisa berupa: Penurunan berat badan, mudah lelah, nyeri pada panggul, pungung, dan kaki, pembengkakan pada kaki.

Faktor Resiko Kanker Serviks

  • Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi HPV, namun ada beberapa faktor lain yang diduga terlibat, antara lain.
  • Hubungan seksual pertama pada usia muda, hamil di usia muda, hamil terlalu banyak, diperbesar dengan penggunaan dini Pil KB (Kontrasepsi Hormonal).
  • Merokok dan riwayat keluarga kanker serviks (faktor genetik).

Pengobatan Kanker Serviks

Pada stadium awal, dilakukan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, atau kombinasi.

Pada stadium akhir, dilakukan radioterapi dan/atau kemoterapi, dan operasi jika memungkinkan.

Perawatan paliatif, dilakukan pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan mengurangi gejala yang muncul.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *