Kanker Kelenjar Getah Bening

Merupakan 1 dari 10 kanker terbanyak baik pada laki-laki maupun wanita di Indonesia

Apa itu Kanker Kelenjar Getah Bening ?

Pertumbuhan yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh atau sel limfosit. Biasanya dikenal dengan istilah Limfoma Non-Hodgkin (LNH) dan Limfoma Hodgkin (LH).

Cara Deteksi Dini

  • Periksakan diri Anda ke dokter jika mengalami gejala-gejala di samping
  • Benjolan bisa terjadi dimana saja atau tanpa ada benjolan karena kanker tidak berada di permukaan tubuh yang terlihat atau teraba.
  • Deteksi dini kanker pada stadium awal dapat memberikan respon terapi yang baik atau bahkan sembuh dari kanker.

APA YANG PERLU ANDA KETAHUI

Gejala Utama

Pembesaran pada kelenjar getah bening. Lokasi bisa dimana saja

Gejala Lain

  • Penurunan Berat Badan
  • Demam
  • Merasa Lelah
  • Sesak Nafas
  • Sakit perut dan bengkak
  • Nyeri dada

Pencegahan Kanker Kelenjar Getah Bening

  • Pola hidup sehat. Makan makanan dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup dan olahraga teratur. Pola hidup sehat akan menjaga kondisi tubuh tetap prima.
  • Tidak merokok
  • Tidak melakukan sex bebas dan berganti-ganti pasangan untuk menghindari penularan HIV.

Faktor Resiko Kanker Kelenjar Getah Bening

  • Makanan tinggi lemak hewani, merokok, dan paparan sinar UV
  • Penyakit autoimun, seperti lupus dan rheumatoid arthritis
  • Faktor umur. Risiko kanker ini semakin meningkat seiring bertambahnya usia, biasanya diatas 65 tahun.
  • Daya tahan tubuh yang rendah. Misalnya pada penderita HIV-AIDS atau pemberian obat yang menurunkan daya tahan tubuh pada pasien translantasi organ.
  • Infeksi virus diduga menyebabkan kerusakan genetik sel kekebalan tubuh. Virus-virus tersebut adalah Virus Epstein-Barr, sitomegalovirus, HIV dan Human Herpes Virus-6 (HHV-6).
  • Paparan hebesida dan pelarut organik pada peternak dan petani

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Kontrol penyakit jangka panjang atau perbaikan masa bebas penyakit dapat dicapai pada kanker stadium awal dengan radiasi.

Pilihan Terapi

  • Radioterapi
  • Kemoterapi saja atau dengan kombinasi radioterapi
  • Antibodi Monoklonal

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *